<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Yuza Woz Ere!</title>
	<atom:link href="http://yunias67.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yunias67.wordpress.com</link>
	<description>jika if maka then!</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Sep 2008 08:38:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='yunias67.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Yuza Woz Ere!</title>
		<link>http://yunias67.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://yunias67.wordpress.com/osd.xml" title="Yuza Woz Ere!" />
	<atom:link rel='hub' href='http://yunias67.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Perancangan DataBase</title>
		<link>http://yunias67.wordpress.com/2008/09/09/perancangan-database/</link>
		<comments>http://yunias67.wordpress.com/2008/09/09/perancangan-database/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 03:19:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yunias67</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Basis Data]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yunias67.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[PENDAHULUANPada tulisan ini akan dibahas tahap-tahap dalam perancangan database. Pada database yangdigunakan oleh single user atau hanya beberapa user saja, perancangan database tidak sulit.Tetapi jika ukuran database yang sedang atau besar perancangan database akan menjadi sangat kompleks. Oleh karena itu para pemakai mengharapkan penggunaan database yang sedemikian rupa sehingga sistem harus dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan seluruh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yunias67.wordpress.com&amp;blog=4739461&amp;post=4&amp;subd=yunias67&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li>PENDAHULUANPada tulisan ini akan dibahas tahap-tahap dalam perancangan <em>database</em>. Pada <em>database</em> yangdigunakan oleh <em>single user</em> atau hanya beberapa <em>user</em> saja, perancangan <em>database</em> tidak sulit.Tetapi jika ukuran <em>database</em> yang sedang atau besar perancangan <em>database</em> akan menjadi sangat kompleks. Oleh karena itu para pemakai mengharapkan penggunaan <em>database</em> yang sedemikian rupa sehingga sistem harus dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan seluruh <em>user</em> tersebut. Tentunya agar kebutuhan-kebutuhan tersebut dapat terlayani dengan baik maka harus dilakukan perancangan <em>database</em> yang baik pula, aktifitas-aktifitas apa saja yang dilakukan pada tahap tersebut.</li>
</ol>
<li>
<ol>
<li>TUJUAN PERANCANGAN <em>DATABASE</em></li>
<li>Untuk memenuhi informasi yang berisikan kebutuhan-kebutuhan <em>user</em> secara khusus dan aplikasi &#8211; aplikasinya.</li>
</ol>
<ul>
<li>Memudahkan pengertian struktur informasi.</li>
<li>Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa obyek penampilan (<em>response time</em>, <em>processing time</em>, dan <em>storeage space</em>).</li>
</ul>
</li>
<li>
<ol>
<li>PROSES PERANCANGAN <em>DATABASE</em></li>
<li>Proses perancangan <em>database</em> terdiri dari 6 tahap:</li>
<li>Tahap 1, Pengumpulan data dan analisis</li>
</ol>
<ul>
<li>Tahap 2, Perancangan database secara konseptual</li>
<li>Tahap 3, Pemilihan DBMS</li>
<li>Tahap 4, Perancangan <em>database</em> secara logika (<em>data model mapping</em>)</li>
<li>Tahap 5, Perancangan <em>database</em> secara fisik</li>
<li>Tahap 6, Implementasi Sistem <em>database</em></li>
</ul>
<ol>
<li>Secara khusus proses perancangan berisi 2 aktifitas paralel:</li>
<li>Aktifitas yang melibatkan perancangan dari isi data dan struktur <em>database</em>,</li>
<li>Aktifitas mengenai perancangan pemrosesan <em>database</em> dan aplikasi-aplikasi perangkat lunak.</li>
<li>Di lain pihak, kita biasanya menentukan perancangan aplikasi-aplikasi <em>database</em> dengan mengarah kepada konstruksi skema <em>database</em> yang telah ditentukan selama aktifitas yang pertama.</li>
<li>6 tahapan diatas tadi tidak harus diproses berurutan. Pada tahap ke 1 merupakan kumpulan informasi yang berhubungan dengan penggunaan database. Tahap 6 merupakan implementasi <em>database</em>-nya.</li>
<li>Tahap 1 dan 6 kadang-kadang bukan merupakan bagian dari perancangan <em>database</em>. Sedangkan yang merupakan inti dari proses perancangan <em>database</em> adalah pada tahap 2, 4, 5.</li>
<li>Tahap 1 &#8211; Pengumpulan data dan analisa<br />
Merupakan suatu tahap dimana kita melakukan proses indentifikasi dan analisa kebutuhan-kebutuhan data dan ini disebut pengumpulan data dan analisa. Untuk menentukan kebutuhan-kebutuhan suatu sistem <em>database</em>, kita harus mengenal terlebih dahulu bagian-bagian lain dari sistem informasi yang akan berinteraksi dengan sistem <em>database</em>, termasuk para <em>user</em> yang ada dan para <em>user</em>yang baru beserta aplikasi-aplikasinya. Kebutuhan-kebutuhan dari para <em>user</em> dan aplikasi-aplikasi inilah yang kemudian dikumpulkan dan dianalisa.<br />
Berikut ini adalah aktifitas-aktifitas pengumpulan data dan analisa: </p>
<ol>
<li>Menentukan kelompok pemakai dan bidang-bidang aplikasinya</li>
<li>Peninjauan dokumentasi yang ada</li>
<li>Analisa lingkungan operasi dan pemrosesan data</li>
<li>Daftar pertanyaan dan wawancara</li>
</ol>
</li>
</ol>
<ul>
<li>Tahap 2, Perancangan <em>database</em> secara konseptual<br />
Pada tahap ini akan dihasilkan <em>conceptual schema </em>untuk <em>database</em> yang tergantung pada sebuah DBMS yang spesifik. Sering menggunakan sebuah <em>high-level data model</em> seperti ER/EER model selama tahap ini. Dalam <em>conceptual schema</em>, kita harus merinci aplikasi-aplikasi <em>database</em> yang diketahui dan transaksi-transaksi yang mungkin.Tahap perancangan <em>database</em> secara konseptual mempunyai 2 aktifitas pararel:</p>
<ol>
<li>Perancangan skema konseptual<br />
Menguji kebutuhan-kebutuhan data dari suatu <em>database</em> yang merupakan hasil dari tahap 1 dan menghasilkan sebuah <em>conceptual database schema</em> pada DBMS-<em>independent</em> model data tingkat tinggi seperti EER (<em>Enhanced Entity Relationship</em>) model. Untuk menghasilkan skema tersebut dapat dihasilkan dengan penggabungan bermacam-macam kebutuhan user dan secara langsung membuat skema database atau dengan merancang skema-skema yang terpisah dari kebutuhan tiap-tiap user dan kemudian menggabungkan skema-skema tersebut. Model data yang digunakan pada perancangan skema konseptual adalah DBMS-<em>independent</em> dan langkah selanjutnya adalah memilih DBMS untuk melakukan rancangan tersebut.</li>
<li>Perancangan transaksi<br />
Menguji aplikasi-aplikasi <em>database</em> dimana kebutuhan-kebutuhannya telah dianalisa pada fase 1, dan menghasilkan perincian transaksi-transaksi ini. Kegunaan tahap ini yang diproses secara paralel bersama tahapp perancangan skema konseptual adalah untuk merancang karakteristik dari transaksi-transaksi <em>database</em> yang telah diketahui pada suatu DBMS-<em>independent</em>. Transaksi-transaksi ini akan digunakan untuk memproses dan memanipulasi <em>database</em> suatu saat dimana <em>database</em> tersebut dilaksanakan.</li>
</ol>
</li>
<li>Tahap 3, Pemilihan DBMS<br />
Pemilihan <em>database</em> ditentukan oleh beberapa faktor diantaranya faktor teknik, ekonomi, dan politik organisasi. Contoh faktor teknik:<br />
Keberadaan DBMS dalam menjalankan tugasnya seperti jenis-jenis DBMS (<em>relational, network, hierarchical</em>, dan lain-lain), struktur penyimpanan, dan jalur akses yang mendukung DBMS, pemakai, dan lain-lain.Faktor-faktor ekonomi dan organisasi yang mempengaruhi satu sama lain dalam pemilihan DBMS :</p>
<ol>
<li>Struktur data<br />
Jika data yang disimpan dalam <em>database</em> mengikuti struktur hirarki, maka suatu jenis hirarki dari DBMS harus dipikirkan.</li>
<li>Personal yang telah terbiasa dengan suatu sistem<br />
Jika staf <em>programmer</em> dalam suatu organisasi sudah terbiasa dengan suatu DBMS, maka hal ini dapat mengurangi biaya latihan dan waktu belajar.</li>
<li>Tersedianya layanan penjual<br />
Keberadaan fasilitas pelayanan penjual sangat dibutuhkan untuk membantu memecahkan beberapa masalah sistem.</li>
</ol>
</li>
<li>Tahap 4, Perancangan <em>database</em> secara logika (<em>data model mapping</em>)<br />
Tahap selanjutnya adalah membuat sebuah skema konseptual dan skema eksternal pada model data dari DBMS yang terpilih. Tahap ini dilakukan oleh pemetaan skema konseptual dan skema eksternal yang dihasilkan pada tahap 2. Pada tahap ini, skema konseptual ditransformasikan dari model data tingkat tinggi yang digunakan pada tahap 2 ke dalam model data dari model data dari DBMS yang dipilih pada tahap 3. Pemetaan tersebut dapat diproses dalam 2 tingkat:</p>
<ol>
<li>Pemetaan <em>system-independent</em><br />
Pemetaan ke dalam model data DBMS dengan tidak mempertimbangkan karakteristik atau hal-hal yang khusus yang berlaku pada implementasi DBMS dari model data tersebut.</li>
<li>Penyesuain skema ke DBMS yang spesifik<br />
Mengatur skema yang dihasilkan pada langkah 1 untuk disesuaikan pada implementasi yang khusus di masa yang akan datang dari suatu model data yang digunakan pada DBMS yang dipilih. Hasil dari tahap ini memakai perintah-perintah DDL (<em>Data Definition Language</em>) dalam bahasa DBMS yang dipilih yang menentukan tingkat skema konseptual dan eksternal dari sistem <em>database</em>. Tetapi 10 dalam beberapa hal, perintah-perintah DDL memasukkan parameter-parameter rancangan fisik sehingga DDL yang lengkap harus menunggu sampai tahap perancangan <em>database</em> secara fisik telah lengkap.Tahap ini dapat dimulai setelah pemilihan sebuah implementasi model data sambil menunggu DBMS yang spesifik yang akan dipilih. Contoh: jika memutuskan untuk menggunakan beberapa <em>relational</em> DBMS tetapi belum memutuskan suatu relasi yang utama. Rancangan dari skema eksternal untuk aplikasi-aplikasi yang spesifik seringkali sudah selesai selama proses ini.</li>
</ol>
</li>
<li>Tahap 5, Perancangan <em>database</em> secara fisik<br />
Perancangan <em>database</em> secara fisik merupakan proses pemilihan struktur-struktur penyimpanan dan jalur-jalur akses pada <em>file-file database</em> untuk mencapai penampilan yang terbaik pada bermacam-macam aplikasi. Selama fase ini, dirancang spesifikasi-spesifikasi untuk <em>database</em> yang disimpan yang berhubungan dengan struktur-struktur penyimpanan fisik, penempatan record dan jalur akses. Berhubungan dengan <em>internal schema</em> (pada istilah 3 level arsitektur DBMS).Beberapa petunjuk dalam pemilihan perancangan <em>database</em> secara fisik :</p>
<ol>
<li><em>Response time</em>Waktu yang telah berlalu dari suatu transaksi <em>database</em> yang diajukan untuk menjalankan suatu tanggapan. Pengaruh utama pada <em>response time</em> adalah di bawah pengawasan DBMS yaitu : waktu akses <em>database</em> untuk data item yang ditunjuk oleh suatu transaksi. <em>Response time</em> juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yang tidak berada di bawah pengawasan DBMS, seperti penjadwalan sistem operasi atau penundaan komunikasi.</li>
<li><em>Space utility</em><br />
Jumlah ruang penyimpanan yang digunakan oleh <em>file-file database</em> dan struktur-struktur jalur akses. </li>
<li><em>Transaction throughput</em><br />
Rata-rata jumlah transaksi yang dapat diproses per menit oleh sistem <em>database</em>, dan merupakan parameter kritis dari sistem transaksi (misal : digunakan pada pemesanan tempat di pesawat, bank, dll). Hasil dari fase ini adalah penentual awal dari struktur penyimpanan dan jalur akses untuk <em>file-file database</em>.</li>
</ol>
</li>
<li>Tahap 6, Implementasi Sistem <em>database</em><br />
Setelah perancangan secara logika dan secara fisik lengkap, kita dapat melaksanakan sistem <em>database</em>. Perintah-perintah dalam DDL dan SDL(<em>Storage Definition Language</em>) dari DBMS yang dipilih, dihimpun dan digunakan untuk membuat skema <em>database</em> dan <em>file-file database</em> (yang kosong). Sekarang <em>database</em> tersebut dimuat (disatukan) dengan datanya. Jika data harus dirubah dari sistem komputer sebelumnya, perubahan-perubahan yang rutin mungkin diperlukan untuk format ulang datanya yang kemudian dimasukkan ke <em>database</em> yang baru. Transaksi-transaksi <em>database </em>sekarang harus dilaksanakan oleh para programmmer aplikasi.Spesifikasi secara konseptual diuji dan dihubungkan dengan kode program dengan perintah-perintah dari <em>embedded</em> DML yang telah ditulis dan diuji. Suatu saat transaksi-transaksi tersebut telah siap dan data telah dimasukkan ke dalam <em>database</em>, maka tahap perancangan dan implementasi telah selesai, dan kemudian tahap operasional dari sistem <em>database</em> dimulai.</li>
<li>PENUTUPANJadi dalam merancang <em>database</em> ada 6 tahap. Dalam perancangan <em>database</em> ini penting sekali untuk dilakukan sebaik-baiknya agar menghasilkan sistem yang bagus.</li>
<li>REFERENSI<a href="http://www.iwayan.powernet.or.id/Lecture/DBaseLanjut_S1/DBDESIGN.PDF"><span style="color:#d8d7d3;">http://www.iwayan.powernet.or.id/Lecture/DBaseLanjut_S1/DBDESIGN.PDF</span></a></li>
</ul>
</li>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yunias67.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yunias67.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yunias67.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yunias67.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yunias67.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yunias67.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yunias67.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yunias67.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yunias67.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yunias67.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yunias67.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yunias67.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yunias67.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yunias67.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yunias67.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yunias67.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yunias67.wordpress.com&amp;blog=4739461&amp;post=4&amp;subd=yunias67&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yunias67.wordpress.com/2008/09/09/perancangan-database/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/50b8491fc881af6e855eb55c4272fbe4?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">yunias67</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
